BOOK AN APPOINTMENT!
3 Mount Elizabeth #09-08 Mount Elizabeth Medical Centre Singapore 228510

Pemasangan & Pelepasan IUD

Ketahui Lebih Banyak
Tentang IUD
iucd Singapore.
IUD, atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), adalah alat kontrasepsi yang sangat efektif dengan tingkat keberhasilan yang tinggi dan membantu dalam mengelola kesehatan organ reproduksi wanita dan perencanaan keluarga.

Apa itu IUD?

Jenis

Fitur

Cara Kerja

Daya Tahan

IUD Hormonal

IUD hormonal melepaskan progestin, yaitu hormon sintetis yang mencegah kehamilan dengan cara mengentalkan lendir serviks, menipiskan lapisan rahim, dan menekan ovulasi.

  • Melepaskan hormon progestin untuk mengentalkan lendir serviks, menghalangi sperma mencapai sel telur.
  • Menipiskan lapisan rahim, membuat telur yang telah dibuahi lebih sulit untuk menempel.
  • Dalam beberapa kasus, menekan ovulasi, menambah lapisan pelindung lainnya.
  • Mirena: mencegah kehamilan hingga 8 tahun.
  • Liletta: mencegah kehamilan hingga 6 tahun.
  • Kyleena: mencegah kehamilan hingga 5 tahun.
  • Skyla: mencegah kehamilan hingga 3 tahun.

IUD Copper (Tembaga)



IUD tembaga adalah kontrasepsi bebas hormon dan mengandalkan tembaga (lilitan) untuk menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi sperma. Ini karena ion tembaga mengganggu motilitas dan viabilitas sperma, sehingga mencegah pembuahan.

  • Melepaskan ion tembaga, yang beracun bagi sperma, mengurangi kemampuan mereka untuk berenang dan membuahi sel telur.
  • Menyebabkan reaksi peradangan ringan di dalam rahim yang mencegah implantasi.
  • Paragard: mencegah kehamilan hingga 10 tahun.

 

TYPE FEATURES HOW IT WORKS LONGEVITY
Hormonal IUCDs Hormonal IUCDs release progestin, a synthetic hormone, which prevents pregnancy by thickening cervical mucus, thinning the uterine lining, and suppressing ovulation.
  • Releases progestin to thicken cervical mucus, blocking sperm from reaching the egg.
  • Thins the uterine lining, making it less likely for a fertilised egg to implant.
  • In some cases, suppresses ovulation, adding another layer of protection.
  • Mirena: prevents pregnancy for 8 years.
  • Liletta: prevents pregnancy for 6 years.
  • Kyleena: prevents pregnancy for 5 years.
  • Skyla: prevents pregnancy for 3 years.
Copper IUCDs Copper IUCDs are hormone-free, and rely on copper to create an inhospitable environment for the sperm. This is because copper ions impair sperm mobility and viability, thereby preventing fertilisation.
  • Releases copper ions, which are toxic to sperm, reducing their ability to swim and fertilise an egg.
  • Causes a mild inflammatory reaction in the uterus that prevents implantation.
  • Paragard: prevents pregnancy for 10 years.

Apa Saja Manfaat dari IUD?

Selain mencegah kehamilan, IUD menawarkan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Efektif – IUD memiliki tingkat keberhasilan melebihi 99%.
  • Tahan lama – memberikan pencegahan kehamilan selama bertahun-tahun tanpa perawatan berkelanjutan.
  • Rendah perawatan – tidak terlalu sering memerlukan perhatian.
  • Andal – menghilangkan kekhawatiran tentang lupa minum pil atau suntik KB.
  • Reversible – kesuburan pulih dengan cepat setelah pelepasan.
  • Fleksibel – dapat dilepas untuk program kehamilan atau mengganti metode kontrasepsi.
  • Pilihan yang dapat disesuaikan – tersedia dalam jenis hormon atau bebas hormon (tembaga).
  • Nyaman – tidak perlu mencari alat kontrasepsi sebelum aktivitas seksual.
  • Mengobati pendarahan menstruasi berat – Mirena disetujui FDA untuk pendarahan menstruasi berat atau heavy menstrual bleeding (HMB).
  • Meredakan nyeri – meringankan kram menstruasi dan nyeri yang berhubungan dengan endometriosis.
  • Manfaat kesehatan tambahan – IUD hormonal dapat mengurangi kram menstruasi dan meringankan periode menstruasi.

Bagaimana cara Pemasangan IUD?

iucd insertion method.
Pemasangan IUD adalah prosedur cepat dan mudah yang memerlukan waktu pemulihan minimal.

Pemasangan IUD adalah prosedur yang sederhana dan cepat. Di klinik Dr. Ma Li, kami akan mengevaluasi riwayat medis dan melakukan pemeriksaan panggul menyeluruh untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang status kesehatan Anda.

Apa Perbedaan dari IUD dengan Pil KB, Ligasi Tuba (Tubektomi), dan Koyo KB?

Metode

IUD

Pil KB

Ligasi Tuba

Koyo KB

Jenis

Kontrasepsi reversibel jangka panjang.

Kontrasepsi hormon.

Sterilisasi bedah permanen.

Kontrasepsi hormon.

Cara Kerja

Alat kecil yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah sperma membuahi sel telur.

Hormon yang mencegah ovulasi dan mengubah lendir serviks.

Operasi untuk memblokir atau menyumbat saluran tuba falopi, mencegah sel telur mencapai rahim.

Hormon dilepaskan melalui kulit untuk mencegah ovulasi dan mengentalkan lendir serviks.

Daya Tahan

3 - 10 tahun, tergantung jenisnya.

Diminum setiap hari.

Permanen (tidak dapat diubah).

Dipakai selama satu minggu, diganti setiap minggu selama 3 minggu.

Kemudahan Penggunaan

Membutuhkan pemasangan dan pelepasan profesional.

Harus diminum setiap hari pada waktu yang sama.

Permanen dan memerlukan prosedur bedah.

Mudah digunakan, cukup ditempel dan diganti setiap minggu.

Efek Samping

  • Kram
  • Periode menstruasi lebih banyak
  • Bercak darah
  • Sakit kepala
  • Perubahan suasana hati
  • Mual
  • Berat badan naik
  • Tidak ada efek samping hormonal, tetapi dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi
  • Sakit kepala
  • Perubahan suasana hati
  • Mual
  • Iritasi kulit

Reversibilitas

Mudah dibalik setelah dilepas.

Mudah dibalik setelah berhenti minum pil.

Permanen, tidak dapat dibalik.

Mudah dibalik setelah berhenti dipakai.

Efektifitas

99% atau lebih tinggi

91-99% (jika dipakai dengan benar)

99,5%

91-99% (jika dipakai dengan benar)

Proteksi STI

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

 

METHOD IUCD BIRTH CONTROL PILL TUBAL LIGATION CONTRACEPTIVE PATCH
Type Long-acting reversible contraceptive. Hormonal contraceptive. Permanent surgical sterilisation. Hormonal contraceptive.
How it works A small device inserted into the uterus to prevent sperm from fertilising an egg. Hormones that prevent ovulation, and alter cervical mucus. Surgery to block or seal the fallopian tubes, preventing eggs from reaching the uterus. Hormones are released through the skin to prevent ovulation, and thicken cervical mucus.
Longevity 3 to 10 years, depending on type. Taken daily. Permanent (irreversible). Worn for one week at a time, changed every week for three weeks.
Ease of use Requires professional insertion, and removal. Must be taken daily at the same time. Permanent, and requires a surgical procedure. Easy to use, just apply, and change weekly.
Side effects
  • Cramping
  • Heavier periods
  • Spotting
  • Headaches
  • Mood changes
  • Nausea
  • Weight gain
  • No hormonal side effects but may cause changes in menstrual cycles
  • Headaches
  • Mood changes
  • Nausea
  • Skin irritation
Reversibility Easily reversible upon removal. Easily reversible once you stop taking pills. Permanent, not reversible. Easily reversible after stopping use.
Effectiveness 99% or higher 91-99% (if used correctly). 99.5% 91-99% (if used correctly).
STI protection No No No No

Mengapa IUD Perlu Dilepas?

iucd complication.
IUD perlu dilepas setelah mencapai tanggal kedaluwarsa untuk menjaga efektivitasnya.

Bagaimana Cara Melepas IUD?

Pelepasan IUD adalah prosedur yang mudah dan minimal invasif. Prosedur pelepasan IUD biasanya akan meliputi:

  • Konsultasi – Dr. Ma Li akan memulai dengan mendiskusikan alasan Anda untuk melepas IUD, serta kebutuhan kontrasepsi alternatif apa pun. Hal ini membantu memastikan agar Anda sepenuhnya mendapat informasi tentang langkah selanjutnya.
  • Persiapan – spekulum dimasukkan untuk memeriksa leher rahim. Dr. Ma Li akan menemukan benang IUD yang sedikit menjulur ke dalam saluran vagina. Ini memungkinkan proses pelepasan yang lancar dan efisien.
  • Prosedur pelepasan – Dr. Ma Li menggunakan forceps khusus untuk menarik benang IUD dengan lembut, membuat lengan IUD melipat ke dalam saat keluar melalui leher rahim. Langkah ini cepat, biasanya hanya berlangsung beberapa detik, dan ketidaknyamanan yang dirasakan sangat minim.
  • Perawatan pasca pelepasan – kram ringan atau bercak mungkin terjadi, tetapi biasanya akan hilang dalam 1 atau 2 hari. Karena kesuburan segera kembali, penting untuk mendiskusikan rencana kontrasepsi di masa mendatang selama masa konsultasi.

Dalam kasus langka, di mana benang IUD tidak terlihat atau jika alat tersebut tertanam di dinding rahim, prosedur tambahan, seperti pelepasan dengan panduan USG atau operasi kecil, mungkin diperlukan guna mengeluarkan alat dengan aman.

FAQ

Pertanyaan Umum Seputar
Pemasangan & Pelepasan IUD

Penggunaan IUD umumnya aman, tetapi beberapa orang mungkin mengalami efek samping, termasuk:

  • IUD Hormon – bercak (spotting) tidak teratur, menstruasi yang lebih ringan, atau dalam beberapa kasus, tidak ada menstruasi sama sekali. Perubahan hormon juga dapat menyebabkan jerawat ringan atau nyeri payudara.
  • IUD Copper – menstruasi yang lebih berat, kram menstruasi yang lebih intens, dan sesekali bercak di antara siklus, terutama selama beberapa bulan pertama.

Efek samping ini seringkali berkurang seiring waktu saat tubuh telah menyesuaikan diri dengan alat tersebut. Namun, jika gejala menetap atau justru menjadi parah, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

IUD mungkin tidak cocok untuk semua orang. Kontraindikasinya bisa mencakup:

  • Kehamilan atau dugaan kehamilan.
  • Infeksi panggul aktif, seperti penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease/PID).
  • Kelainan atau distorsi tertentu pada rahim.
  • Gangguan menstruasi parah atau kondisi yang diperburuk oleh alat berbasis hormon atau tembaga.

Kanker organ reproduksi yang diketahui atau dicurigai.

  • IUD Hormon – langsung efektif jika dipasang dalam 7 hari pertama siklus menstruasi. Jika tidak, kontrasepsi tambahan (seperti kondom) direkomendasikan selama 7 hari.
  • IUD Copper – memberikan perlindungan segera terhadap kehamilan, terlepas dari waktu pemasangannya dalam siklus Anda.
IUD adalah salah satu bentuk kontrasepsi paling andal, dengan tingkat keberhasilan melebihi 99%. Ini berarti kurang dari 1 orang dari 100 pengguna akan mengalami kehamilan yang tidak diinginkan dalam setahun. Selain itu, pemasangan yang tepat dan pemeriksaan rutin dapat meningkatkan efektivitasnya.

Mempersiapkan proses pelepasan akan melibatkan beberapa langkah sederhana:

  • Jadwalkan janji temu dengan dokter dan pastikan pelepasan alat dilakukan oleh profesional terlatih.
  • Sampaikan semua kekhawatiran atau perubahan preferensi kontrasepsi Anda selama konsultasi.
  • Hindari memasukkan benda apa pun ke dalam vagina (seperti tampon atau douching) selama 24 jam sebelum prosedur untuk mengurangi risiko infeksi.
  • Sadarilah bahwa kesuburan biasanya kembali sesegera mungkin setelah pelepasan. Jadi, rencanakan dengan tepat jika Anda belum siap untuk hamil.
  • Kedua prosedur ini berlangsung cepat dan minimal invasif:
    • Pemasangan – membutuhkan waktu sekitar 5–10 menit. Prosesnya meliputi konsultasi, pemeriksaan panggul, dan pemasangan IUD secara presisi.
    • Pelepasan – biasanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit. Jika benang alat kontrasepsi terlihat dan IUD berada di tempatnya, pelepasan akan mudah dilakukan.
HUBUNGI KAMI

Konsultasi dengan Dr. Ma Li sekarang

Buat Janji Temu
Logo
© 2024 Dr Mali Clinic. All Rights Reserved.
goodmoments/
Desa Kanekes
atekindo
mesin kopi
gacor4d
slot4d
gacor4d
Pencethoki
slot4d
Pafi Kanekes
crossmenu