Endometriosis adalah gangguan kronis pada sistem reproduksi wanita yang sering terjadi di Singapura. Kondisi ini terjadi ketika jaringan mirip endometrium (jaringan yang melapisi rahim) tumbuh di luar rongga rahim (uterus). Akibatnya, wanita sering mengalami nyeri panggul parah, menstruasi berat, dan penurunan kualitas hidup.
Penyebabnya masih belum jelas dan kondisi ini dikenal sulit untuk didiagnosis (dengan rata-rata membutuhkan 7-10 tahun untuk mendapatkan diagnosis yang definitif).
Singapura, secara khusus, memiliki persentase prevalensi diagnosis endometriosis yang paling tinggi di wilayah Asia Pasifik (15-20%). Tingginya persentase ini menunjukkan kesadaran yang lebih besar terhadap kondisi sistem reproduksi wanita di negara tersebut dan berpotensi meningkatkan tindakan diagnosis secara domestik. Deteksi dan intervensi dini sangat penting karena endometriosis dapat menyebabkan konsekuensi serius, seperti infertilitas (mandul) - endometriosis dapat memengaruhi hingga separuh dari seluruh wanita yang mandul.
Meskipun endometriosis umumnya berdampak pada area panggul, penyebaran endometrium juga dapat terjadi di tuba fallopi, ovarium, vagina, usus, kandung kemih, dan rektum. Kondisi ini dikenal sebagai endometriosis infiltrasi dalam, yang merupakan kondisi tingkat lanjut.


Sejak tahun 2021, dokter ginekologi telah mengklasifikasikan tahapan endometriosis seperti yang diuraikan oleh American Association of Gynecologic Laparoscopists (AAGL). Klasifikasi ini memberikan penilaian yang lebih tepat terhadap kebutuhan pembedahan daripada metode sebelumnya. Skor total kemudian dikategorikan menjadi 4 tahap, yang secara koheren menginformasikan tingkat kompleksitas pembedahan serta gejala, seperti tingkat nyeri dan risiko infertilitas (mandul).

Beberapa gejala umum, meliputi:
Beberapa risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena endometriosis adalah:
Diagnosis endometriosis terbilang rumit karena tidak bisa diidentifikasi dengan mudah melalui satu tes pencitraan atau pemeriksaan fisik. Selain itu, karena gejala endometriosis yang cenderung mirip dengan kista ovarium, penyakit radang panggul, dan sindrom iritasi usus besar (IBS), tes diagnostik akan diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosis dari kondisi lainnya. Di Dr Ma Li Clinic For Women & Advanced Pelvic Surgery, proses diagnosis endometriosis biasanya mencakup:

Setelah diagnosis ditegakkan, rencana pengobatan akan dibuat dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti usia, stadium endometriosis, rencana kehamilan Anda, dan tingkat keparahan gejala. Penting untuk memahami bahwa endometriosis adalah kondisi kronis yang membutuhkan tindak lanjut dan pemantauan secara teratur. Tujuan pengobatan juga akan bervariasi pada berbagai tahap kesuburan Anda. Pilihan pengobatannya secara umum termasuk:
Jika ada dugaan bahwa Anda mungkin menderita endometriosis, buatlah jadwal konsultasi dengan dokter untuk mendiskusikan kekhawatiran atau gejala yang Anda alami.

Monday - Friday
08:30am - 01:00pm, 02:00pm - 05:30pm
Saturday
09:00am - 01:00pm
Sunday & Public Holidays | Closed
3 Mount Elizabeth #09-08
Mount Elizabeth Medical Centre
Singapore 228510