Ablasi microwave (microwave ablation/MWA) merupakan pengobatan canggih dengan panduan citra visual yang menggunakan energi microwave yang ditargetkan untuk menghancurkan jaringan abnormal atau terkena penyakit, sambil mempertahankan struktur sehat di sekitarnya. Dalam bidang ginekologi, MWA semakin diakui sebagai pilihan efektif untuk kondisi yang menyebabkan perdarahan menstruasi berat, nyeri panggul, dan penurunan kualitas hidup, khususnya adenomiosis.
Adenomiosis terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi rahim tumbuh menembus ke dalam otot rahim, menyebabkan rasa tidak nyaman kronis dan dampak signifikan pada aktivitas sehari-hari bagi banyak wanita. Pengobatan tradisional seperti obat-obatan atau histerektomi mungkin tidak cocok untuk semua pasien, terutama bagi mereka yang ingin menghindari operasi besar atau ingin mempertahankan rahim. Ablasi microwave menawarkan jalan tengah, yaitu pendekatan yang terfokus dan mempertahankan rahim, yang dirancang untuk meredakan gejala, mempersingkat waktu pemulihan, dan meminimalisir waktu rawat inap.

Ablasi microwave (MWA) menggunakan gelombang elektromagnetik untuk menghasilkan panas pada jaringan yang ditargetkan. Ketika gelombang ini memicu kemunculan molekul polar (molekul yang memiliki pemisahan muatan listrik) di dalam jaringan bergetar, akan terjadi gesekan yang menghasilkan panas, sehingga menyebabkan kerusakan termal pada sel-sel abnormal. Dalam kasus adenomiosis, gelombang panas ini dapat memicu nekrosis koagulatif, yang secara efektif menghancurkan jaringan endometrium yang tertanam di dalam otot rahim.
Proses pemanasan ini memicu beberapa perubahan terhadap sel, termasuk dehidrasi, denaturasi protein, serta gangguan sintesis DNA dan protein, yang dapat menghentikan pertumbuhan dan fungsi jaringan abnormal. Proses ini juga merusak suplai darah pada lesi, yang berkontribusi lebih lanjut pada kematian sel. Seiring waktu, jaringan yang telah diobati akan hancur secara alami dan diserap oleh tubuh tanpa perlu diangkat melalui operasi.
Untuk penggunaan di bidang ginekologi, ablasi microwave dapat dilakukan dengan membuat akses di perut, vagina, atau secara laparoskopi, tergantung pada lokasi dan ukuran lesi. Di bawah panduan citra USG yang berkelanjutan, antena halus dari MWA, biasanya berdiameter sekitar 1,6 mm, dimasukkan secara tepat ke area yang ditargetkan. Energi microwave yang dihasilkan disalurkan secara merata, memastikan perawatan yang menyeluruh sambil melindungi jaringan sehat di sekitarnya.

Metode ini mengobati adenomiosis dan lesi jinak lainnya pada rahim tanpa perlu memotong atau mengangkat rahim. Prosedur ini tidak meninggalkan luka yang terbuka, jahitan, atau bekas luka, serta mengoptimalkan pemeliharaan struktur dan fungsi rahim.
Ablasi microwave menawarkan pendekatan pengobatan ditargetkan yang mempertahankan rahim, yang secara signifikan dapat meningkatkan kualitas hidup bagi wanita dengan adenomiosis.
Meskipun ablasi microwave umumnya aman dan dapat ditoleransi dengan baik, tidak ada prosedur medis yang sepenuhnya tanpa risiko. Memahami potensi efek samping dari ablasi ini dapat membantu pasien membuat keputusan yang tepat.
Ablasi microwave dapat menjadi pilihan bagi wanita penderita adenomiosis atau kondisi ginekologi lainnya yang menginginkan kelegaan dari gejala yang ditargetkan tanpa memerlukan operasi besar.
Ablasi microwave dilakukan dalam lingkungan klinis dengan alat pemindai canggih untuk memastikan pengobatan adenomiosis diberikan secara tepat. Tujuannya adalah untuk mengurangi gejala sambil mempertahankan struktur rahim yang sehat.
Ablasi microwave bertujuan untuk memberikan kelegaan bertahap dan tahan lama dari gejala adenomiosis sambil mempertahankan fungsi rahim.
Ablasi microwave adalah prosedur yang aman dan dapat mempertahankan rahim. Prosedur ini menggunakan energi elektromagnetik yang terfokus untuk mengobati adenomiosis dengan menghancurkan jaringan abnormal di dalam otot rahim. Di bawah panduan USG atau MRI, aplikator halus diposisikan secara tepat di area yang terdampak, dan energi microwave akan menghasilkan panas yang terkontrol untuk memicu kematian sel, mengganggu sintesis protein dan DNA, serta memutus suplai darah ke arah lesi. Jaringan yang diobati kemudian menyusut dan diserap secara alami oleh tubuh, tanpa memerlukan pengangkatan melalui pembedahan.
Pendekatan minimal invasif ini cocok untuk wanita dengan adenomiosis terkonfirmasi yang gejalanya, seperti perdarahan menstruasi berat, nyeri panggul, dan tekanan, masih berlanjut meskipun telah diobati secara medis. Prosedur ini menawarkan pemulihan yang cepat, risiko komplikasi rendah, dan pilihan untuk mengulang prosedur jika diperlukan. Sebagian besar pasien mengalami perbaikan yang progresif dalam beberapa bulan berikutnya, dengan kelegaan yang signifikan dan kualitas hidup yang lebih baik.
Jika Anda mengalami gejala adenomiosis, jadwalkan konsultasi dengan klinik Dr. Ma Li untuk mengetahui apakah ablasi microwave merupakan pengobatan yang tepat bagi Anda.

Monday - Friday
08:30am - 01:00pm, 02:00pm - 05:30pm
Saturday
09:00am - 01:00pm
Sunday & Public Holidays | Closed
3 Mount Elizabeth #09-08
Mount Elizabeth Medical Centre
Singapore 228510